Ujicoba bayar pajak secara elektronik

Apakah anda masih mengira bahwa bayar pajak ke orang pajak? Jika ya, maka anda salah besar. Bayar pajak itu langsung ke rekening Kas Negara! Wajib Pajak setor langsung ke bank persepsi atau Kantor Pos dan disetorkan ke rekening Kas Negara. Tetapi tidak lama lagi, semua Wajib Pajak dapat membayar pajak dengan internet banking sehingga tidak perlu pergi ke kantor bank atau Kantor Pos. DJP telah melakukan uji coba penerapan Sistem Pembayaran Pajak Secara Elektronik. Sebelumnya diujicobakan di 9 wilayah KPP. Sekarang diperluas di seluruh Jakarta dan Bandung.


Dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP - 108/PJ/2012, ujicoba penerapan Sistem Pembayaran Pajak Secara Elektronik sejak April 2012 dapat dilakukan oleh Wajib Pajak yang terdaftar di kantor pelayanan pajak:
1. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar;
2. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Khusus;
3. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Utara;
4. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan;
5. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Timur;
6. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat;
7. seluruh Kantor Pelayanan Pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Pusat;
8. KPP Madya Bandung,
9. KPP Pratama Bandung Bojonagara,
10. KPP Pratama Bandung Cibeunying,
11. KPP Pratama Bandung Cicadas,
12. KPP Pratama Bandung Karees,
13. KPP Pratama Bandung Tegallega,
14. KPP Pratama Majalaya,
15. KPP Pratama Sumedang,
16. KPP Pratama Cimahi, dan
KPP Pratama Soreang.

Selain dari pihak Wajib Pajak dan bank persepsi, billing system juga melibatkan 3 instansi di Kementerian Keuangan, yaitu Ditjen Pajak, Ditjen Perbendaharaan, dan Pusintek. Bagaimana sistem pembayaran elektronik ini bekerja? Silakan buka posting terdahulu.

Semoga dengan sistem baru ini, era pembayaran pajak menjadi lebih baik. Pelayanan kepada wajib pajak lebih baik. Kepercayaan wajib pajak meningkat.  Oh ya, dana yang masuk ke Kas Negara otomatis masuk penerimaan negara. Kantor pajak hanya mengurusi administrasi penerimaan pajak saja.

Bangga baya pajak.



3 comments

Popular posts from this blog

Petunjuk dan Contoh PPh Pasal 21

Mulai Agustus 2015: Objek Pemotongan PPh Pasal 23 Semakin Banyak

PPN Jasa Freight Forwarding dan PPh Pasal 23 atas Jasa Freight Forwarding