Kegiatan Sensus Pajak 2012 adalah Mulia untuk Edukasi Masyarakat


"Sudah nature masyarakat untuk enggan bayar pajak, namun adalah tugas pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar sadar dan patuh bayar pajak," demikian disampaikan Dirjen Pajak Fuad Rahmany saat Re-Launching Sensus Pajak 2012 di Lapangan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Selasa, 1 Mei 2012.
 Dirjen Pajak menambahkan bahwa Sensus Pajak 2012 ini mencanangkan target yang lebih realistis dengan penambahan wajib pajak baru yang signifikan. Hal tersebut didukung dengan adanya berbagai perbaikan dalam pelaksanaan Sensus Pajak seperti sosialisasi lebih intensif, formulir isian sensus yang lebih sederhana, serta sistem aplikasi yang telah disempurnakan. Dalam Sensus Pajak 2012 ini selain sentra bisnis dan gedung tinggi, juga disasar perumahan mewah dan objek-objek potensial lainnya.

Dalam sambutannya Dirjen Pajak menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dari Menteri Keuangan RI, Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, kepada seluruh satria pajak. "Selamat berjuang Satria Pajak. Semoga mendapat perlindungan dari Yang Mahakuasa dalam menjalankan tugas mulia", seru Dirjen Pajak saat melepas 354 pegawai Sensus Pajak yang merupakan perwakilan dari 54 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Kantor Wilayah (Kanwil) DJP seluruh Jakarta.

Ke-354 pegawai Sensus Pajak tersebut menyisr lima lokasi sensus bersama dengan satria-satria pajak lainnya yang sudah stand by di lima lokasi sensus tersebut, yaitu: Epicentrum Kuningan, Agung Podomoro di Jalan S. Parman Grogol Pertamburan, Mall of Indonesia, Pasar Induk Kramatjati & Otista, dan Senayan City. Selain itu, para satria-satria pajak juga akan melakukan kampanye simpatik di perempatan kuningan, Puri Indah Mall, Mall of Indonesia, fly over Pasar Rebo dan Tugu Tani.

Tak kalah dengan Jakarta, re-launching Sensus Pajak 2012, juga berlangsung lancar dan gebyar di daerah-daerah mulai pukul 8.00 pagi. Antara lain di Sulawesi, ratusan pegawai satria-satria pajak berkumpul di halaman gedung Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) kemudian turun ke jalan membagi-bagikan bunga, brosur Sensus Pajak, dan suvenir pajak berupa stiker dan pulpen kepada masyarakat di fly over Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani.

Re-launching Sensus Pajak 2012 di Kanwil DJP Sulselbartra juga dimeriahkan dengan prosesi pelepasan balon udara dan penyematan tanda pengenal secara simbolis oleh Kakanwil DJP Sulselbartra, Eling Budi Prayitno kepada perwakilan petugas sensus pajak dari masing-masing KPP di wilayah Sulselbartra. Untuk wilayah Makassar dan Maros, sensus pajak diikuti oleh KPP Madya Makassar, KPP Pratama Utara, KPP Pratama Makassar Selatan, KPP Pratama Makassar Barat, dan KPP Pratama Maros.

Tak kalah dari daerah-daerah lainnya di Indonesia, Sensus Pajak 2012 di Kabupaten Kudus berlangsung gempita. Para satria-satria Sensus Pajak di Kudus terbagi dalam sepuluh tim dan di hari pertama diterjunkan di  kawasan Simpang Tujuh Kudus dan Pasar Kliwon. Di kawasan Simpang Tujuh Kudus dimulai pada pukul 06.30 WIB, sedangkan di Pasar Kliwon dimulai pukul 09.00 WIB. Sensus pajak di Kudus diawali dengan aksi simpatik pembagian bunga, cendera mata, dan booklet-booklet pajak. Sensus Pajak juga akan dimanfaatkan guna melakukan sosialisasi wajib pajak kepada masyarakat, agar bisa mengurangi kekhawatiran dan keengganan masyarakat untuk datang langsung ke Kantor-Kantor Pelayanan Pajak.

Tulisan diatas adalah copy paste dari berita pajak.go.id
silakan dibandingkan!
2 comments

Popular posts from this blog

Petunjuk dan Contoh PPh Pasal 21

Mulai Agustus 2015: Objek Pemotongan PPh Pasal 23 Semakin Banyak

PPN Jasa Freight Forwarding dan PPh Pasal 23 atas Jasa Freight Forwarding